Sabtu, 23 Juni 2012

Tugas UAS


Pertandingan Sepakbola Antar Kampung di Kec. Cijeungjing 
 Dalam pertandingan pasti ada kalah dan menang itu yang saya alami dalam Kompetisi ini, berawal dari di adakannya turnamen antar kampung di daerah saya pada bulan januari 2012. tim dari kampung cijeungjing (yaitu saya sebagai salah satu pemainnya) mendaftar untuk mengikuti pertandingan ini, turnamen ini di ikuti banyak tim di perkirakan ada 10 tim yang mendaftar. dan laga kami yang pertama melawan kampung citutut, kami saling serang dengan berbagai strategi yang kami terapkan. tim kami mengalami kekalahan pada babak 1, tapi di babak ke dua kami dapat membalikan keadaan menjadi 1-1, tapi dalam beberapa menit lagi akan selesai tim kami kemasukan kembali yang mengakibatkan tim kami mengalami kekalahan 2-1. akhirnya tim kami terhenti di babak kualifikasi ini. Akhirnya turnamen yang berlangsung seru ini dan cukup menghibur mendapatkan hasil  : Juara 1 Di menangkan oleh kampung pamalayan, juara 2 di menangkan oleh kampung citutut, juara 3 di peroleh kampung Babakan .

Jumat, 08 Juni 2012

Terjun Payung

Terjun payung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
4 penerjun payung membentuk formasi skydiving, salah satu formasi terjun payung.
Terjun payung adalah aktivitas yang melibatkan terjun dari sebuah pesawat terbang menggunakan parasut yang dapat dibentangkan.
Sejarah awal terjun payung tidak jelas. Diketahui Andre-Jacques Garnerin membuat lompatan parasut dari balon udara panas pada tahun 1797. Pertandingan awal dapat dilacak pada tahun 1930-an, dan menjadi olahraga internasional pada tahun 1951.
Sekarang terjun payung dilakukan sebagai aktivitas rekreasional dan olahraga kompetitif.

Powder Puff Derby

Powder Puff Derby

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Powder Puff Derby adalah sebuah balapan udara trans-benua untuk wanita yang diresmikan tahun 1947. Untuk 2 tahun kemudian, balapan ini dinamai dengan nama "Jacqueline Cochran All-Woman Transcontinental Air Race" (AWTAR). Pada tahun 1977, harga yang naik, premi asuransi dan berkurangnya sponsor menyebabkan kompetisi ini berakhir setelah 30 tahun.


Paralayang

Paralayang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Atlet paralayang lepas landas.
Paralayang (bahasa Inggris: paragliding) adalah olahraga terbang bebas dengan menggunakan sayap kain (parasut) yang lepas landas dengan kaki untuk tujuan rekreasi atau kompetisi. Pilot duduk di suatu sabuk (harness) yang menggantung di bawah sayap kain yang bentuknya ditentukan oleh ikatan tali dan tekanan udara yang memasuki ventilasi di bagian depan sayap. Olahraga ini mulai muncul pada sekitar 1950-an [1] dan kejuaraan dunia pertamanya dilangsungkan pada tahun 1989 di Kössen, Austria.

Catatan kaki

  1. ^ History of Paragliding. Circlinghawk.com.

SURFING

Olahraga Kite Surfing, Sensasi Terbang Di Lautan

30-05-2012 diposkan oleh melindacare

Olahraga Kite Surfing, Sensasi Terbang Di Lautan
-->

    Olahraga kite surfing merupakan perpaduan antara surfing atau selancar dengan layangan modern. Bagi Anda yang menginginkan olahraga ekstrem, penuh tantangan sekaligus refreshing, kite surfing bisa menjadi pilihan.
    Kite surfing memungkinkan Anda berselancar menggunakan layang-layang berukuran besar sampai akhirnya mengangkat Anda terbang di atas laut. Sebelum memulai kite surfing, layang-layang sepanjang mencapai 12-16 meter harus disesuaikan dengan kuatnya hembusan angin. Setelah layangan dibentangkan dan diisi udara di bagian rangkanya, lalu dihubungkan dengan tali sepanjang 30 meter untuk menarik si peselancar.
    Ketika layang-layang sudah terangkat dan terhubungan dengan sabuk pengikat di badan, mulailah peselancar di bawa ke pantai menggunakan papan seluncur. Olahraga kite surfing akan menguras banyak tenaga sehingga Anda membutuhkan banyak tenaga dan latihan sebelumnya.
    Jika Anda sudah memiliki dasar berselancar, hanya membutuhkan tiga hari untuk bisa melakukan berbagai trik terbang ke udara. Di mana Anda bisa mengendalikan angin dengan layang-layang. Sedangkan bagi pemula dibutuhkan minimal waktu lima hari untuk bisa mengendalikan layang-layang dan menjaga keamanan ketika berselancar.
    Olahraga kite surfing memang tidak murah namun sensasi yang Anda dapatkan tentu tidak ternilai. Bisa merasakan berselancar sekaligus terbang di atas lautan. Tertarik untuk mencoba olahraga ini? Pastikan untuk mendapatkan bimbingan dan pengawasan dari orang yang profesional.

Polo Air

Polo air

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Suatu pertandingan polo air.
Polo air adalah olahraga air beregu, yang dapat dianggap sebagai kombinasi renang, gulat, sepak bola dan bola basket. Satu tim bertanding terdiri dari dari enam pemain dan satu kiper. Tujuan permainan menyerupai sepak bola, yaitu untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya, satu gol dihitung satu poin.
Olah raga Polo air merupakan cabang olahraga yang sudah cukup lama dipertandingkan di Indonesia, bahkan cabang olahraga ini sudah dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional Pertama (PON-I) diselenggarakan, hingga pertandingan multi-event regional, nasional maupun internasional (Sea Games, Asian Games, Olympic Games & World Championships) sampai saat ini.
Setiap regu polo air terdiri dari 13 atlet yang terdiri dari 2 penjaga gawang dan 11 pemain. Setiap regu yang akan bertanding diwajibkan memakai uniform (training/kaos), celana renang seragam, topi polo air yang bernomor (1 s/d 13) yang dibedakan berwarna putih atau biru dan penjaga gawang nomor 1 dan 13 dibedakan dengan topi warna merah. (Jika regu yang bertanding memiliki topi dengan warna tersendiri harus membawa 2 set (1 set diberikan kepada sekretariat pertandingan, diperlukan jika salah satu pemain dari regu tersebut kehilangan topinya pada saat bertanding). Setiap regu polo air menurunkan 6 pemain dengan 1 penjaga gawang, total 7 orang pemain di setiap pertandingan dan 6 orang cadangan yang harus duduk dibangku cadangan di dalam lapangan pertandingan, dengan 1 orang manager, 1 orang kepala pelatih dan 1 orang asisten pelatih. Hanya kepala pelatih yang dapat berdiri dan berjalan sampai batas 5 meter dari bangku cadangan untuk memberikan instruksi kepada regunya pada saat posisi regu tesebut melakukan penyerangan. Jika regu tersebut dalam posisi bertahan kepala pelatih hanya boleh memberikan instruksi dalam posisi duduk.
Setiap pertandingan resmi memakai standar peraturan International (FINA), pertandingan dipimpin 2 (Dua) orang wasit & dibantu oleh 2 orang hakim garis (Goal Judge). Lama pertandingan adalah 8 menit (Bersih) x 4 babak. Jeda istirahat setiap babak 1 & 2 serta 3 & 4 adalah 2 menit sedangkan jeda istirahat untuk babak 2 ke babak 3 adalah 5 menit. Jika skor akhir dari babak 4 seri, akan dilanjutkan 2 babak tambahan (2 x 8 menit) untuk menentukan pemenang, jika masih terjadi seri, pertandingan akan dilanjutkan dengan 5 (lima) bola tembakan penalti untuk setiap regu. Tembakan Pinalti diwakilkan oleh 5 orang pemain dari setiap regu, yang telah ditentukan secara berurutan dan tercatat disekretariat pertandingan serta diatur untuk berdiri di kedua sisi pinggir kolam renang untuk membedakan setiap regunya. Titik tembakan pinalti diambil 5 meter dari posisi gawang yang dilakukan secara bergantian dengan aba aba dari wasit yang memimpin tembakan pinalti.
Di Indonesia, polo air sudah dikenal semenjak tahun 1908 dan berkembang di era tahun 1950 s/d 1960-an, di era ini perkembangan olahraga polo air Indonesia berkembang dengan baik sehingga cukup diperhitungkan di tingkat Asia bahkan di dunia. Tim polo air Indonesia banyak mengikuti event internasional seperti GANEFO, Kejuaraan Asia & tidak pernah absen mengikuti Asian Games tahun 1954. 1958, 1962. 1966 dan terakhir Asian Games pada tahun 1970. Bahkan prestasi tim polo air Indonesia dapat dinilai sangat baik. Memasuki tahun 1980 sampai dengan 1999 olahraga ini tidak berkembang dengan baik, Indonesia hanya mengirimkan tim polo air sebatas keikut sertaan di Sea Games. (Tabel Hasil Sea Games & Kejuaraan Asia, Asian Games dapat dilihat dibawah ini)
Baru memasuki era tahun 2000, terdapat 9 propinsi yang telah melakukan pembinaan cabang olahraga polo air, seperti propinsi Jambi, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah & DKI Jakarta. Cabang olahraga inipun mengalami banyak perubahan di dalam peraturan & berkembang sangat pesat di dunia. Indonesia yang tadinya cukup diperhitungkan di negara Asia hanya ikut berpartisipasi di Sea Games.
Pada Tahun 2005, PB.PRSI [(Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia)]mengupayakan untuk memajukan kembali cabang olahraga ini, dengan diadakan Pertandingan PRA Liga Polo Air tahun 2005, Liga Polo Air I tahun 2006, Terbentuknya team Polo Air Putri di Jakarta, diikuti dengan Sumatera barat, jawa barat dan jawa Timur yang kemudian terselenggaranya Kejuaraan Nasional Polo Air Putri, Kejuaraan internasional Betawi Cup 2005 serta Liga Polo Air II tahun 2007, Liga Polo Air III 2008 dan Liga Polo Air 2009.
Dengan dimulainya pertandingan Liga Polo Air Indonesia dinilai sangat berhasil karena membawa angin segar untuk cabang olahraga ini, apalagi dengan diperbolehkan pemain asing untuk turut serta bermain mewakili daerah propinsi masing masing, contohnya Peng-da PRSI DKI Jakarta pernah mengontrak 3 pemain asal negara China, diikuti Peng-da Sumatera Selatan menggunakan pemain dari Kazakhstan.
Dengan tetap diadakan Liga polo air Indonesia secara konsisten, iklim kompetisi menjadi lebih semarak, melibatkan banyak sponsor dan pemain asing. Ini memberikan dampak yang sangat positif dan memberikan suasana pertandingan yang lebih baik dan kompetitif serta dapat dijadikan pemilihan atlet terbaik untuk pembentukan tim nasional polo air Indonesia dengan diadakannya program promosi dan degradasi atlet terbaik untuk tim nasional. Diharapkan pada tahun-tahun mendatang semua pihak baik pemerintah, induk organisasi, pemerhati olahraga aquatics Indonesia, komunitas olahraga Polo Air (Jakarta Waterpolo Community) dapat bahu membahu untuk memajukan perkembangan olahraga polo air di Indonesia.
Tempat Pelatihan Polo Air Dapat ditemui di beberapa kota di Indonesia seperti : - Kota Jakarta (Kolam renang Senayan,Gelora Bung Karno Senin-Sabtu jam 18.00-21.00) - Kota Padang, Sumatera Barat - Kota Bandung, Jawa Barat - Kota Palembang & Musi Banyuasin - Sekayu, Sumatera Selatan - Kota Jambi - Kota Surabaya, Jawa Timur - Kota Makasar, Sulawesi Selatan - Kota Medan, Sumatera Utara (K.R. Selayang). - C.L.-